Senin, 21 Juni 2021

Contoh Cara Berpikir Sejarah Diakronik

Contoh Cara Berpikir Sejarah Diakronik


Contoh Cara Berpikir Sejarah Diakronik - Penerapan cara berpikir diakronik merupakan cara berpikir khas sejarah dengan ciri memanjang dalam waktu dan mementingkan proses terjadinya suatu peristiwa. Berhubungan dengan konsep itu, maka diakronik mengandung konsep periodesasi atau berdasarkan urutan peristiwa dan kronologis atau berdasarkan urutan waktu. Jadi di dalam cara berpikir diakronik terdapat peristiwa sejarah dan waktu yang tersusun secara berurutan.

Misalnya tentang proklamasi kemerdekaan bangsa Indonesia pada tanggal 17 Agustus 1945. Peristiwa proklamasi kemerdekaan Indonesia dapat diuraikan secara memanjang dengan menguraikan secara kronologis terjadinya peristiwa proklamasi kemerdekaan bangsa Indonesia dari penjajahan bangsa asing sejak abad ke-17.

Dalam catatan sejarah bangsa Indonesia mengalami proses penjajahan yang dilakukan oleh bangsa asing sejak abad ke-17 sebelum memproklamasikan kemerdekaannya pada 17 Agustus 1945;

(1) Penjajahan VOC (1602-1799)

(2) Republik Bataaf (1799-1808)

(3) Pemerintahan Prancis (1808-1811)

(4) Pemerintahan Inggris (1811-1816)

(5) Pemerintahan Kolonial Hindia-Belanda (1816-1942)

(6) Pemerintahan militerisme Jepang (1942-1945)

Di dalam menguraikan rangkaian peristiwa Proklamasi Kemerdekaan Indonesia diawali dengan Penjajahan yang dilakukan oleh bangsa asing terjadi lebih kurang hampir 3,5 abad yang berhasil diakhiri dengan proklamasi kemerdekaan Indonesia pada 17 Agustus 1945.